Laman

Senin, 30 Desember 2013

Love God - Love Others ♥

Segala sesuatu yang berawal indah kerap kita yakini akan bertahan dalam kesempurnaan dan keabadian , yang kadang kita fikir memang patut kita dapat dan kita raih tanpa halangan , tanpa ujian dan tak berhak direnggut oleh siapapun.kadang kala ada juga yang berfikir bahwa apa segala yang baik pantas ia miliki lebih lagi dan lagi , menganggap diri sendiri adalah yang terbaik , menganggap diri sendiri adalah satu-satunya yang berhak mendapat kebahagiaan tanpa cela,tanpa cacat sedikit pun , terlebih lagi dalam hal kasih sayang , lebih tepat nya ya,cinta.


Betapa sesungguhnya kita selalu memprioritaskan bahwa cinta harus memiliki,cinta harus selalu bersatu, kita selalu mempaku matikan bahwa ketika "aku mencintai dia,dia juga harus mencintai aku" betapa egois bukan?
Cinta memang benar Anugerah dari dari Sang Pencipta .
Seperti yang kita ketahui,dalam Agama Kristen , Cinta dan Kasih juga dilambangkan dengan salib bukan? 2 bagian Vertikal dan Horizontal . yang vertikal adalah yang tegak lurus dan merupakan kasih kepada Tuhan , dan yang horizontal adalah kasih terhadap sesama.

Tapi..
yang banyak kita temui sekarang ini sangatlah bertolak belakang dengan pemahaman tersebut bukan?
begitu banyak manusia yang menomersatukan kasih horizontalnya , kasih terhadap sesamanya , atau lebih utamanya adalah cinta kasih kepada kekasih hatinya, dan kerap menomerduakan cinta kasihnya yang vertikal nya. Tidak jarang pula ada seorang atau lebih yang menyalah-nyalahkan Tuhan terhadap apa yang ia alami, putus cinta atau cinta yang tidak tersampaikan dan terbalaskan, tak satu dua orang pula yang dengan terang-terangan mengutuki Tuhan dalam akun jejaring sosial , menyalah-nyalahkan Tuhan atas hal yang dia tidak kehendaki.

kita bisa mengangkat contoh dari curhatan teman saya yang sampai sekarang belum siap namanya untuk dipublikasikan,saya masih ingat jelas sepengggal kalimat yang ia ucapkan ketika ia menyandarkan tangisan nya pada pundak saya,kurang lebih seperti ini ..

* "Aku sudah melakukan yang terbaik,aku sudah memberikan hati ku sepenuhnya,aku juga tak pernah barang sekalipun mengecewakan nya,aku mencinta nya dengan ketulusan,aku selalu bertahan dalam keacuhan nya,aku selalu kuat ditengah pengecualian nya,aku tak pernah mengeluh sekalipun dia menganggur-anggurkan ku layaknya aku tak bernilai dimatanya,aku sudah cukup sabar,namun mengapa sampai saat ini ia tak bisa kumiliki?dimana letak keadilan Tuhan atas ku?"

** satu contoh lagi , curhatan sahabat karib saya, ia pernah berkata " aku cinta sama dia , dan cintaku ini tulus adanya,tapi kenapa dia masih menyembunyikan segala sesuatu hal nya dari aku, layak nya aku hanya sebagai pelampiasan saja untuknya , aku tak pernah berbuat macam-macam padanya , seolah-olah hubungan ini ia gantung-gantung sesuka hatinya...."

Nah, dari contoh kedua-dua itu bisa kita simpulkan betapa pengorbanan yang kita anggap kita lakukan dengan ketulusan tapi nyatanya sebenarnya kita masih menuntut balas bukan? kita masih terpacu dalam satu acuan "Cinta harus memiliki, Jika aku mencintainya - dia juga harus mencintai ku" 

Namun ketika seseorang mendapatkan apa yang ia ingini , mendapat kebahagiaan yang ia peroleh dengan mudahnya , bukan tak banyak pula yang menyisihkan-nyisihkan Tuhan pada posisi kedua setelah kebahagiaan itu,masih ingatkah kah kita untuk mengucap syukur?masih sempatkah kita menyelipkan rasa syukur dalam setiap tawa bahagia itu?  (jawab dalam hati ya pembaca)
sering kita tidak menyadari , bahwa Tuhan memampukan kita untuk mengasihi dengan Jiwa , hati dan Fikiran atau Logika kita.Namun yang ada kita cuma berpegang dalam pemahaman logika.

Tuhan tak pernah tertidur, Tuhan tak pernah melewatkan sebutir pasir pun dalam penglihatan dan pengawasan nya, Dia akan membri tanpa kamu minta , Tuhan tak pernah gagal dalam setiap rancangan-Nya,yang Ia mau hanya lah kesetiaan kita dalam mengasihi dan mencintai-Nya , Tuhan akan memperhitungkan setiap airmata dan setiap lutut yang bertelut berseru memanggil nama-Nya dalam setiap pergumulan nya.
Barangkali dalam setiap penolakan yang kita alami,Tuhan ingin menunjukkan bahwa dia bukan orang yang tepat untuk hidup kita, atau dalam kandasnya sebuah hubungan yang sempat terjalin Tuhan ingin kasih kita orang-orang yang lebih baik dari sebelum nya, Ketika seseorang menjauh dari hidup kita,itu akan membukakan pintu-pintu lain untuk orang-orang yang lebih baik lagi yang akan masuk dalam hidup kita.
Maka , Percayalah akan Janji Tuhan , akan kuasa kasih dan cintanya :)



*Terimakasih untuk kamu yang membantuku dalam pembentukan kasih dan sayang ini ({}) , Terimakasih untuk sahabat saya HDPS :)



by: Solita Tiolina Tambunan

Tidak ada komentar: