Laman

Kamis, 05 Desember 2013

I'm not always strong!

wanita itu masih tetap memusatkan matanya pada titik pandangan nya , wanita itu masih memusatkan pendengaran pada suara yang jelas nyaring didengarnya , wanita itu masih saja menikmati petikan senar gitar itu , menikmati setiap syair demi syair lagu yang tengah ia nikmati .. wanita itu masih saja memusatkan pikiran nya , kembali menerbangkan ingatan nya kepada suatu waktu ..




...

wanita itu memang tersenyum , wanita itu memang tertawa dengan vocal bahak yang sangat berlebihan dan terkadang membuat orang disekitarnya terganggu  , wanita itu memang masih saja melontarkan canda tawa dalam setiap obrolan nya ,  ia masih saja tetap melakonkan tingkah konyol nya , tingkah bodoh nya .. tapi apa kah ada seorang yang memahami betapa senyum canda tawa nya itu hanya satu bentuk dari kemunafikan?

wanita itu menikmati kembali suara berat yang hampir setiap harinya menyita hampir seluruh fikiran nya .
sekarang wanita itu berusaha mengingat kembali percakapan nya sore tadi  dengan sosok pria yang sekarang sedang duduk disamping nya dengan gagah nya .. Pria yang bermata kecoklatan itu .
...

"hey?galau lagi ya?"

"ahh enggak kok!" tersenyum lalu beranjak pergi menepi .

wanita itu hanya bisa tersenyum kecil , sangat kecil bahkan untuk diartikan bahwa apa yang dia rasakan semua baik baik saja , bagaimana mungkin dia menepi dari pandangan pria itu kalau memang semua baik-baik saja?coba tatap matanya , coba sentuh jemarinya , coba untuk membuktikan bahwa takan ada airmata yang menetes kalau saja benar dia baik-baik saja!
seandainya pria itu mengerti bahwa wanita itu menelan geram , yang ia mau bukan tanya , hanya sebatas genggaman erat , bahu untuk menyandarkan lelahnya , atau pelukan erat untuk dia meledakkan isaknya ..

...

wanita itu mulai tersadar , sejenak lalu kembali memusatkan pendengaran nya yang pada suara pria yang masih dengan ringan nya bernyanyi , wanita itu membiarkan dengan bebasnya angin menyapu helaian rambutnya , membiarkan udara dengan bebasnya menghantam tubuhnya yang sedikit menggigil , membiarkan setetes demi tetes rintik gerimis membasahi wajah nya .. Ia juga membiarkan suasana hatinya kembali hanyut dalam petikan gitar itu dan membawanya mengingat obrolan yang sudah sedikit lapuk .

...

"tetap menjadi sahabat ku dan jangan pernah berlalu meninggalkan aku ya!"

"tenang saja , itu semua takan terjadi"

"berjanji lah untuk ku , janji kelingking ya"

"aku bukan anak-anak , tak perlu selebay itu"

"pokoknya janji kelingking!!!!"

...

mengertikah pria yang disebelahnya itu dengan nada rengekan dalam kata "pokoknya janji kelingking!!!" -
mengertikah pria yang disebelahnya itu dengan ketakutan yang tertutup dengan makna lebay tersebut?

Ia takut kehilangan .. yaaa Ia takut kehilangan pria yang sedang duduk memangku dan memetik gitar disampingnyaaaaa ..


***


Tidak ada komentar: